Ramai-ramai Demo Full Day School

CIANJUR, patas.id – Ribuan santri dan siswa Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) di Kabupaten Cianjur melakukan longmarch dan protes untuk mend...

CIANJUR, patas.id – Ribuan santri dan siswa Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) di Kabupaten Cianjur melakukan longmarch dan protes untuk mendesak pemerintah RI membatalkan kebijakan full day school. Kebijakan itu dianggap mematikan DTA.
Massa berangkat dari Kantor Kemenag Cianjur sekitar pukul 09.00 WIB menuju lapangan parkir Supermall Cianjur, dimana di sana doa bersama serta aksi protes lanjutan digelar beserta para ulama dan pimpinan DTA.
Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Cianjur, Muhammad Toha, mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia merupakan perpaduan antara formal dan nonformal. Keduanya tidak bisa begitu saja dipisahkan.
“Sayangnya dengan fulldayschool ini seolah akan memisahkan antaran pendidikan formal dan nonformal atau pendidikan keagamaan di luar sekolah,” kata dia di sela aksi, Selasa (29 Agustus 2017).
Menurutnya, penidikan keagamaan seperti di pondok pesantren dan diniyah merupakan warisan dari pendahulu bangsa yang berkembang menjadi pola pendidikan modern‎. Oleh karenanya tidak dapat dipisahkan antara keduanya.

“‎Ini amanat dalam undang-undang, antara pendidikan formal dan agama guna mencerdaskan bangsa. Tapi Mendikbud malah memberlakukan pendidikan full day school yang mengancam DTA.”

‎Oleh karena itu, lanjut dia, Komite Cianjur Agamis‎ mendesak pemerintah mengeluarkan Perpres pembatalan kebijakan tersebut, sebab berdampak pada pendidikan agama. Cianjur pun siap memberi solusi penerapan pendidikan karakter yang terintegrasi dengan pendidikan nonformal.
“Ini kan berkaitan dengan tumbuh kembang anak, jangan sampai muncul kejenuhan dan kurangnya partisipasi untuk pendidikan. Kami pun punya solusi untuk menyinkronkan pendidikan formal dan nonformal,” ucapnya.
Toha menambahkan, ‎sampai saat ini belum ada kejelasan terkait pembagian waktu antara pendidikan formal dan nonformal yang dijanjikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Jadi sekarang tetap belum ada kepastian, yang ada malah tetap terancam DTA.”

Toha menegaskan, jika tetap dipaksakan, akan timbul gejolak dari warga, apalagi Cianjur sudah memiliki regulasi tentang diniyah takmiliyah. “Lihat saja kalau dipaksakan, bakal muncul penolakan. Tidak hanya dari Cianjur tapi dari seluruh kota,” ucapnya. (isl)

The post Ramai-ramai Demo Full Day School appeared first on patas.id.



The post Ramai-ramai Demo Full Day School is republished from patas.id

COMMENTS

Nama

berita,1,hosting,1,kuliner,1,Patas.ID,771,patas.id | PATAS IDea Creative,160,promosi,1,server,1,wisata,1,
ltr
item
Blog patas id: Ramai-ramai Demo Full Day School
Ramai-ramai Demo Full Day School
Blog patas id
http://blog.patas.id/2017/08/ramai-ramai-demo-full-day-school.html
http://blog.patas.id/
http://blog.patas.id/
http://blog.patas.id/2017/08/ramai-ramai-demo-full-day-school.html
true
6937857990846384581
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy