Saksi Ahli: Kasus Didin Cacing Terlalu Dipaksakan

CIANJUR, patas.id – Saksi ahli yang dihadirkan kuasa hukum Didin bin Idni (48 tahun) dalam sidang kasus cacing menilai kasus yang didakwaan...

CIANJUR, patas.id – Saksi ahli yang dihadirkan kuasa hukum Didin bin Idni (48 tahun) dalam sidang kasus cacing menilai kasus yang didakwaan pada Didin terlalu dipaksakan dan cacing yang diambil pun takkan merusak lingkungan.

Saksi dari IPB, Dr Ir Gunawan Djaja Kusuma, yang merupakan pakar di bidang lingkungan serta sumber daya pertanahan mengaku memberikan keterangan secara ilmiah, terkait cacing dan lingkungan.

“Sesuai dengan kajian ilmiah yang saya pelajari, dari awal saya memberi pendapat kasus ini terkesan dipaksakan, masa gara-gara ngambil cacing sebanyak 77 ekor harus diperkarakan,” ujarnya setelah memberi keterangan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cianjur, Selasa (18 Juli 2017).

BACA: Pengrusakan 35 Hektar Lahan TNGGP Tak Disebut dalam Sidang Perdana Didin

Menurutnya, ‎cacing sondari yang masuk dalam klasifikasi cacing yang hidup di atas tanah itu banyak ditemukan. Bahkan jika diambil hanya sebanyak 77 ekor, tidak akan merusak lingkungan.

“Jadi ada kajiannya yang dimaksud merusak itu. Kalau ngambilnya dari puluhan hektar dengan jumlah cacing sampai ratusan ribu ekor, pasti dampak kerusakannya tinggi. Ini kan hanya 77 ekor.”

Menurutnya ada perbedaan yang jelas antara cacing sondari dengan cacing tanah, dimana dua jenis cacing tersebut hidup di dua habitat yang berbeda. Cacing tanah hidup di dalam tanah pergerakannya vertikal. Kalau cacing sondari hidupnya di serasah basah atau pohon lapuk, terkadang hidup di benalu kadaka.

“Tidak selamanya mengambil cacing bisa merusak lingkungan, apalagi cacing sondari, hanya memungut tak menggali tanah.”

Dia pun menambahkan, sesuai dengan pengetahuannya belum ada aturan soal larangan mengambil cacing.‎ “Sampai saat ini cacing sondari dan pohon kadaka yang dimaksud belum dilarang dan dilindungi,” pungkasnya. (isl)

The post Saksi Ahli: Kasus Didin Cacing Terlalu Dipaksakan appeared first on patas.id | PATAS IDea Creative.



The post Saksi Ahli: Kasus Didin Cacing Terlalu Dipaksakan is republished from patas.id | PATAS IDea Creative

COMMENTS

Nama

berita,1,hosting,1,kuliner,1,Patas.ID,717,patas.id | PATAS IDea Creative,160,promosi,1,server,1,wisata,1,
ltr
item
Blog patas id: Saksi Ahli: Kasus Didin Cacing Terlalu Dipaksakan
Saksi Ahli: Kasus Didin Cacing Terlalu Dipaksakan
Blog patas id
http://blog.patas.id/2017/07/saksi-ahli-kasus-didin-cacing-terlalu.html
http://blog.patas.id/
http://blog.patas.id/
http://blog.patas.id/2017/07/saksi-ahli-kasus-didin-cacing-terlalu.html
true
6937857990846384581
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy