BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 4)

PATAS.ID – Di Indonesia, Lebaran identik dengan tradisi mudik, berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dan menyantap penganan khas Le...

PATAS.ID – Di Indonesia, Lebaran identik dengan tradisi mudik, berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dan menyantap penganan khas Lebaran seperti ketupat, opor, dan lain sebagainya. Tapi bagaimana tradisi Idul Fitri di negara-negara lainnya? Apakah sama dengan Indonesia? Kita intip yuk…

Myanmar/Burma
Idul Fitri hanya dirayakan selama satu hari di Burma, dan dikenal dengan nama “Eid Ka Lay” atau “Eid Nei’” atau
“Shai Mai Eid”. Meskipun tidak tercatat sebagai hari libur nasional, namun muslim Burma kadang kala diberi ijin
berlibur pada hari ini. Seperti di Indonesia, mereka juga saling mengunjungi dan saling meaMafkan. Namun, mereka memiliki cara yang unik untuk mengucapkan selamat Hari Raya, yakni dengan hanya mengucapkan “assalamu’alaikum” dan menempelkan tangan kanan di kening, seperti memberi hormat. Anak-anak kecil biasa mendapatkan eidi bahkan dari orang tak dikenal. Tak heran jika anak-anak muslim Burma sering keliling kampung setiap Idul Fitri untuk mengucapkan salam dan mendapat eidi. Sayangnya, pemerintah Burma tidak terlalu mendukung ummat Islam di sana. Mereka dilarang menghias rumah, dilarang mengirim kartu Lebaran, bahkan menyalakan lampu untuk merayakan Idul Fitri. Semoga Allah SWT selalu melindungi mereka.

Fiji
Tujuh persen penduduk Fiji adalah muslim, jumlahnya kurang lebih 63 ribu orang. Seperti di Burma, mayoritas muslim Fiji adalah golongan Suni yang berasal dari India, yang dulunya merupakan budak yang dibawa oleh majikan Inggris mereka ke wilayah Australia. Di Fiji, sholat sunat biasanya hanya dilakukan oleh kaum lelaki, sementara perempuan tinggal di rumah mempersiapkan makanan dan minuman. Baju baru biasanya sengaja dipakai untuk Idul Fitri saat saling mengunjungi dan mengucapkan “Eid Mubarak” diakhiri dengan pelukan. Anak-anak kecil mendapat hadiah, sedangkan penganan khas Idul Fitri di sana adalah samosa, daging sapi, serta mie yang dicampur dengan susu dan kari ayam.

Malaysia
Di Malaysia, suasana Idul Fitri sangat mirip dengan di Indonesia. Malam menjelang Idul Fitri, jalan-jalan
dipenuhi oleh orang-orang yang melakukan takbiran. Bahkan, di sana juga ada lodong yang disebut meriam bambu, yang dinyalakan untuk memeriahkan suasana. Seusai shalat sunat, mereka bersalaman dan saling meminta maaf. Anak-anak kecil akan diberi uang raya, dan keluarga besar biasanya membuka pintu rumahnya lebar-lebar untuk dikunjungi tetangga, teman, dan keluarga. Penganan khas Idul Fitri di Malaysia adalah ketupat, lemang dan rendang. Untuk menambah meriah suasana, lelaki perempuan biasanya mengenakan baju baju Melayu yang terdiri dari kain samping atau songket serta songkok untuk lelaki, sementara perempuannya memakai baju kurung.

Turki
Idul Fitri disebut “Bayram” di Turki dan merupakan hari libur nasional yang dirayakan secara meriah selama 3 hari.
Di hari ini, muslim Turki memakai baju baru, melaksanakan sholat sunat, mengunjungi makam, dan saling mengucapkan “Bayramınız kutlu olsun” atau “Bayramınız mubarek olsun”. Muslim yang lebih muda biasanya memberika salam dengan cara mencium tangan kanan orang yang lebih tua lalu menempelkan tangan tersebut di keningnya. Anak-anak kecil yang datang ke rumah biasanya mendapatkan hadiah, permen dan uang, sementara orang-orang yang tak mampu akan diberi zakat dan makanan serta fasilitas gratis yang dikelola oleh masing-masing wilayah. Hiburan massal biasanya digelar, lengkap dengan bazaar.

Afghanistan
Idul Fitri sangatlah penting bagi muslim Sunni di Afghanistan. Di sana, Lebaran dirayakan selama 3 hari dan dikenal dengan nama Kochnai Akhtar di kalangan komunitas berbahasa Pashto/Pashtun. 10 hari menjelang Idul Fitri, rumah-rumah dibersihkan, warga pun mendatangi bazaar untuk membeli baju baru, kue-kue dan manisan. penganan khas yang biasa disuguhkan kepada para tamu saat adalah “shor-nakhod” dan “kolcha”. Seusai sholat sunat, muslim Afghanistan biasanya berkumpul bersama keluarga, memberi hadiah pada anak-anak kecil, serta saling mengunjungi sembari memberi ucapan “Eid Mubarok.” (cho)

BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 1)

BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 2)

BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 3)

The post BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 4) appeared first on patas.id | PATAS IDea Creative.



The post BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 4) is republished from patas.id | PATAS IDea Creative

COMMENTS

Nama

berita,1,hosting,1,kuliner,1,Patas.ID,717,patas.id | PATAS IDea Creative,160,promosi,1,server,1,wisata,1,
ltr
item
Blog patas id: BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 4)
BACA: Tradisi Idul Fitri di 20 Negara di Dunia (Bagian 4)
Blog patas id
http://blog.patas.id/2017/06/bacatradisi-idul-fitri-di-20-negara-di_25.html
http://blog.patas.id/
http://blog.patas.id/
http://blog.patas.id/2017/06/bacatradisi-idul-fitri-di-20-negara-di_25.html
true
6937857990846384581
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy